BPK Temukan Kekurangan Volume Pekerjaan Rp297,61 Juta di Dispopar Muba, APH Didesak Turun Tangan

MUBA,Lensarakyat.net – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia menemukan adanya kekurangan volume pekerjaan serta penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penawaran penyedia yang tidak memadai pada Belanja Modal Gedung dan Bangunan di Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Musi Banyuasin.

Temuan tersebut mencapai Rp297,61 juta dan tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2025.

Sejumlah pekerjaan yang masuk dalam temuan kekurangan volume tersebut antara lain Rehabilitasi dan Pengaspalan Lintasan Sirkuit Skyland Sekayu yang dikerjakan oleh CV BPer. Pada pekerjaan ini, BPK menemukan kekurangan volume dengan nilai sekitar Rp292 juta.

Kemudian, Rehabilitasi Gedung Futsal Sekayu yang dikerjakan CV AW, dengan kekurangan volume sekitar Rp1,9 juta, serta Rehabilitasi Panjat Tebing yang dikerjakan CV Am, dengan nilai kekurangan volume sekitar Rp2,8 juta.

Tidak hanya persoalan kekurangan volume, pada proyek Rehabilitasi dan Pengaspalan Lintasan Sirkuit Skyland Sekayu juga ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi mutu dengan nilai sekitar Rp46 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *