PALEMBANG,Lensarakyat.net – Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang yang baru, Ir. Teddy Andrian, ST., IPM., ASEAN Eng., langsung tancap gas usai resmi dilantik oleh Wali Kota Palembang, pada Senin (6/4/2026).
Dalam agenda perkenalan dan silaturahmi dengan media di Gedung Graha Tirta Musi, Jumat (10/4/2026), Teddy menegaskan komitmennya untuk membawa perusahaan daerah tersebut melampaui capaian sebelumnya, baik dari sisi pelayanan maupun kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ini amanah besar dari Pak Wali Kota. Target kita jelas, Tirta Musi harus lebih baik dari sebelumnya,” tegas Teddy.
Perjalanan Karier dari Lapangan ke Puncak Pimpinan
Pria kelahiran 15 Agustus 1978 ini merupakan putra daerah Palembang yang menempuh pendidikan dari bangku SMP hingga SMA di kota tersebut. Ia merupakan alumni SMA Negeri 13 Talang Betutu.
Setelah lulus pada 1996, Teddy melanjutkan pendidikan di (saat itu Politeknik Unsri) dan lulus pada 1999. Ia kemudian melanjutkan studi ekstensi di Fakultas Teknik hingga meraih gelar sarjana pada 2001.
Sejak 1999, Teddy telah berkecimpung di dunia teknik sipil, mulai dari tenaga pendamping kontraktor hingga konsultan di bidang konstruksi dan pengelolaan air. Pengalamannya mencakup berbagai proyek, termasuk pendampingan teknis, perencanaan jaringan pipa, hingga konsultasi investasi.
“Sebagian besar karier saya di dunia teknik sipil dan air. Itu yang menjadi bekal utama saya memimpin Tirta Musi,” ujarnya.
Target 100 Hari: Fokus Layanan dan Respons Keluhan

Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, Teddy memprioritaskan peningkatan layanan pelanggan, terutama dalam penanganan keluhan.
Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pengembangan aplikasi layanan pelanggan berbasis digital, mirip dengan aplikasi .
Aplikasi ini nantinya memungkinkan pelanggan melaporkan gangguan secara real time, lengkap dengan lokasi, waktu kejadian, hingga pemantauan respons petugas di lapangan.
“Setiap laporan akan terpantau, mulai dari kapan diterima, kapan petugas bergerak, hingga kapan masalah selesai. Ini untuk memastikan layanan lebih cepat dan transparan,” jelasnya.













