Sementara itu, Kepala BKPSDM Muba, Pathi Riduan, SE, ATd, MM, menambahkan bahwa rapat lanjutan ini fokus pada penyelarasan data, pemetaan kompetensi, serta penguatan mekanisme pengisian jabatan berbasis kinerja.
“Kami terus mematangkan integrasi data ASN, termasuk pemetaan potensi dan kinerja. Ini penting agar setiap kebijakan kepegawaian benar-benar berbasis data dan kebutuhan organisasi,” jelas Pathi.
Ia juga menekankan bahwa sinergi dengan BKN menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penataan SDM aparatur yang lebih profesional.
Rapat tersebut turut membahas strategi implementasi manajemen talenta secara berkelanjutan, termasuk penguatan sistem digital kepegawaian dan pengawasan penerapan sistem merit di lingkungan Pemkab Muba.
“Sebelum Manajemen Talenta diterapkan secara penuh di Muba, akan dilanjutkan paparan di BKN Pusat,” pungkasnya.













