Ia juga menyikapi, kebungkaman Polres Muba dan Polsek Keluang atas insiden hebat yang terjadi beberapa waktu lalu.
Menurutnya, Kapolres Muba dan Kapolsek Keluang beserta Jajaran untuk berhenti berdiam diri dan memanfaatkan alasan aspek sosial ekonomi masyarakat sebagai tameng untuk mencari keuntungan pundi-pundi cuan.
“Masalah ini bukan lagi tentang ekonomi ataupun tingkat pekerjaan akan tetapi telah masuh pada rana keselamatan masyarakat dan ekosistem lingkungan yang terancam.jadi, kami minta Polres Muba dan Polsek Keluang berhenti bersembunyi dibalik ekonomi masyarakat yang pada faktanya beberapa kali kasus sumur minyak mandek diduga APH telah menerima fee tutup kasus,”tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendesak komponen Aparat Penegak Hukum pusat yakni Polri untuk segera memeriksa para perwira Polri mulai dari Kapolres Muba, Kapolsek Keluang dan Kanit Reskrim Polsek Keluang.
“Kapolri harus turun tangan, para perwira yang saat ini menjabat dilingkup Polres Muba dalam kondisi tidak sehat alias gagal dalam menunjukkan kinerja serta pengabdian dalam menjaga kondusifitas wilayah.kami dengan tegas meminta sesegera mungkin perwira terkait mulai dari Kapolres hingga Kapolsek Keluang beserta Kanitreskrim dipanggil dan diperiksa untuk dimintai pertanggungjawaban.berkaca dari tragedi ini telah terbukti kinerja mereka telah gagal dan Kapolri wajib mencopot dan mengganti jabatan mereka”pungkasnya.













