Ia menambahkan, sinergi antara kebijakan fiskal dan penguatan ekonomi daerah harus terus diperkuat agar pembangunan di Muba tetap berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala BPKAD Muba, Riki Junaidi AP MSi menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah, terutama dalam menghadapi dinamika penerimaan dan belanja daerah.
“Pengelolaan fiskal ke depan tidak bisa lagi konvensional. Dibutuhkan inovasi, digitalisasi, serta penguatan perencanaan berbasis data agar setiap kebijakan anggaran benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.













