MUBA,Lensarakyat.net – Drama Illegal Drilling tak kunjung usai di Kabupaten Musi Banyuasin.kali ini, tiga sumur minyak Ilegal sekaligus kembali terbakar di Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (09/03/2026).
Api besar berkobar hebat disertai kepulan asap tebal menyelimuti langit Kecamatan Keluang yang berasal dari terbakarnya sumur minyak Ilegal.
Informasi yang berhasil dihimpun dari narasumber, kejadian tersebut terjadi pada pukul 14:23 WIB dikawasan perkebunan kelapa sawit milik PT Hindoli Cargill.
“Kebakaran sumur minyak di kobra 1 hindoli jam 14:23 WIB.kronologinya api menyambar sumur minyak punya Iwan terus punya Can dan terakhir sumur punyo Amer,”ungkapnya, Senin (09/03/2026).
Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media mengkonfirmasi Kapolsek Keluang AKP Moga Gumilang Melalui Kanit Reskrim IPDA Arshan Basyair Rahman namun hingga saat ini belum menerima tanggapan.
Disisi lain, insiden kebakaran sumur minyak yang disebabkan Illegal Drilling tersebut menambah rentetan panjang kasus kebakaran sumur minyak di Kecamatan Keluang yang tak kunjung terselesaikan.
Sementara beberapa waktu lalu, Polsek Keluang telah memberikan himbauan larangan Illegal Drilling pada pelaku usaha minyak Ilegal diwilayah hukum Polsek Keluang.
Namun, himbauan tersebut nyatanya tak efektif dan tidak menunjukkan dampak perubahan.kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan, apakah himbauan tersebut betul-betul direncanakan untuk memberi peringatan tegas atau hanya sekedar formalitas.
Tercatat, sudah puluhan kasus sumur minyak dan penyulingan minyak Ilegal terbakar yang terjadi di Keluang namun belum ada satupun proses hukum yang membuahkan hasil.
Tidak ada penetapan tersangka, tidak ada tindaklanjut yang jelas dan menjadi memori hukum tumpang tindih serta penuh dengan konspirasi.
Polda Sumsel yang tegas menyatakan perang terhadap Illegal Drilling kini dinantikan dengan kasus kebakaran sumur minyak di Keluang tersebut.
Publik menanti akankah ada tindakan tegas atau hanya bualan semata.langkah yang diharapkan publik bukan hanya penegakkan hukum dan penertiban tetapi juga evaluasi pejabat struktural Polsek Keluang yang terkesan belum menunjukkan kinerja yang baik bahkan justru kinerja merosot.(Efan)













