MUBA,Lensarakyat.net – Aksi perusakan lingkungan melalui aktifitas Illegal Drilling kian menjamur di Kabupaten Musi Banyuasin terutama diwilayah Kecamatan Bayung Lencir.
Sistem penegakkan hukum Polsek Bayung Lencir yang longgar dan tumpul memperbesar akses bagi para pelaku perusak lingkungan alias mafia minyak Ilegal beraksi melakukan aktifitas Illegal Drilling diwilayah hukum Kecamatan Bayung Lencir.
Sorotan publik mengarah pada kinerja Kapolsek Bayung Lencir yang meskipun berulang kali berganti tetapi tidak ada satupun perwira yang mampu memberantas Illegal Drilling.
Ketua PJS Muba Riyansyah Putra SH CMSP menyampaikan pandangannya mengenai masifnya Illegal Drilling di Kecamatan Bayung Lencir yang tidak bisa diatasi oleh APH.
Menurutnya, Kapolsek Bayung Lencir ini hanya aktif dalam sosialisasi tetapi tidak pada aksi nyata.
“Kapolsek Bayung Lencir yang baru sekarang hanya aktif di media sosial tetapi tidak menunjukkan kinerja yang nyata.pemasangan spanduk dan sosialisasi bukanlah langkah yang efektif menanggulangi aktifitas Ilegal tersebut,”ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa situasi dan kondisi Polsek Bayung Lencir saat ini telah menunjukkan bukti bahwa pembiaran nyata yang dipertontonkan ke publik dengan aktifitas Illegal Drilling yang meluas diwilayah hukumnya.
Lebih lanjut, ia mendesak Kapolda Sumsel agar mengevaluasi kinerja Kapolsek Bayung Lencir dan segera untuk dicopot.
“Polsek Bayung Lencir semenjak dipimpin Kapolsek yang baru belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, justru pembiaran makin sering terjadi, Illegal Drilling bebas beroperasi.kami harap Kapolda Sumsel segera mengevaluasi kinerja Kapolsek Bayung Lencir yang terkesan gagal ini dan segera diganti dengan perwira yang lebih kompeten dan berintegritas,”tandasnya.













