Ia juga meminta agar setiap dugaan pelanggaran ditindaklanjuti berdasarkan bukti dan hasil pemeriksaan, tanpa tebang pilih, termasuk menetapkan para pemilik Illegal Drilling dan Illegal Refinery yang menyebabkan insiden kebakaran terjadi.
“Jangan sampai muncul pertanyaan di tengah masyarakat karena minimnya informasi mengenai perkembangan kasus. Kami berharap ada penjelasan resmi dan terukur agar publik tidak berspekulasi bahwa ada permainan dibalik kasus migas ini,” jelasnya.
Ketua PJS Muba berharap Aparat Penegak Hukum di Muba dapat memberikan penjelasan resmi mengenai kasus-kasus kebakaran yang dimaksud, termasuk status penanganan masing-masing perkara dan tindak lanjut yang telah dilakukan.
PJS Muba menegaskan bahwa permintaan transparansi ini merupakan dorongan bagi penegakan hukum dan kepentingan publik.
“Segera berikan kejelasan kepada masyarakat. Jika perkara masih berjalan, sampaikan perkembangannya sesuai kewenangan dan aturan. Jika sudah ada hasil penanganan, informasikan kepada publik secara proporsional. Transparansi sangat penting agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga.jangan hanya bungkam dan kasus hukum tidak sampai pada tahap penuntasan,” pungkasnya.













