Muba Siagakan Posko 24 Jam dan Perkuat Komando Kecamatan

Tak hanya menangani titik kebakaran yang telah terjadi, lanjut Marko, Pemkab Muba juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat respons di lapangan.

“Salah satunya dengan mengoperasikan Posko Induk Siaga Karhutla di Sekayu. Posko tersebut didukung empat regu piket yang standby selama 24 jam,” urainya.

Kemudian, setiap laporan kejadian yang diterima akan segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim, peralatan dan kendaraan menuju lokasi kejadian.

“Selain Posko Induk di Sekayu, Pemkab Muba juga memperkuat kesiapsiagaan melalui pembentukan Pos Komando Penanggulangan Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan di 15 kecamatan rawan,” imbuhnya.

BPBD Muba juga menempatkan dua hingga lima personel untuk menjangkau lokasi kejadian terdekat apabila terjadi Karhutla. Di masing-masing kecamatan, penanganan turut melibatkan unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *