Berulang Kali Terbakar, Kasus Penyulingan Ilegal di Babat Toman Tuai Sorotan, Sekjen PJS Desak Evaluasi Kinerja Penegak Hukum

Musi Banyuasin,Lensarakyat.net – Insiden kebakaran yang kembali terjadi di lokasi penyulingan minyak ilegal di Kecamatan Babat Toman memicu keprihatinan berbagai kalangan. Peristiwa yang berulang tersebut dinilai menjadi indikator bahwa praktik penyulingan ilegal masih terus berlangsung meski telah berulang kali menyebabkan kerusakan lingkungan.

Beberapa kasus kebakaran tersebut terjadi pertama di Pal 6 Kecamatan Babat Toman Pada 26 Juni 2026 dan kedua terjadi di Pal 2 Babat Toman 03 Juli 2026.

Sekjen PJS Muba Efan Dwi Saputra SM menilai penanganan terhadap aktivitas penyulingan minyak ilegal belum menunjukkan hasil yang optimal. Mereka mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat penegak hukum serta instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penindakan.

“Fakta bahwa kebakaran terus berulang menunjukkan persoalan ini belum terselesaikan secara tuntas. Pemerintah dan aparat penegak hukum perlu melakukan evaluasi terhadap strategi pengawasan dan penindakan agar kejadian serupa tidak terus terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, selain penegakan hukum, diperlukan langkah preventif melalui pengawasan yang lebih intensif, penutupan lokasi penyulingan ilegal.

“Selama ini himbauan yang digembar-gemborkan di media sosial oleh Polsek Babat Toman hanya seremonial.terbukti insiden kebakaran Illegal Refinery terjadi yang membuktikan bahwa praktik ilegal masih bebas beraktifitas diwilayah hukum Polsek Babat Toman,”jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *