Pemkab Muba Perkuat Langkah PSN Biorefineri, Koordinasi Langsung dengan Kementerian ESDM

JAKARTA,Lensarakyat.net– Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Koordinasi Tindaklanjut Monitoring Progress PSN Biorefineri dan Pengembangan Bahan Bakar Nabati Cair, yang digelar bersama Direktur Bioenergi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Edy Wibowo, bertempat di Kantor Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Cikini, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Dalam pertemuan strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin diwakili oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Muba Drs Syafaruddin MSi, didampingi Kepala Bappeda Muba Dr Mursalin SE MM. Kehadiran jajaran Pemkab Muba ini menegaskan posisi Musi Banyuasin sebagai salah satu daerah yang menjadi perhatian nasional dalam pengembangan energi baru terbarukan, khususnya sektor bioenergi.

Direktorat Bioenergi Kementerian ESDM, Efendi Manurung menyampaikan bahwa PSN Biorefineri dan pengembangan bahan bakar nabati cair merupakan bagian penting dari agenda besar pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

“Kami mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya daerah yang memiliki potensi besar seperti Musi Banyuasin. Koordinasi ini penting untuk memastikan progres PSN berjalan sesuai target,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi menegaskan komitmen Pemkab Muba dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait pengembangan energi terbarukan.

Menurutnya, Muba memiliki potensi sumber daya yang sangat besar, baik dari sisi bahan baku maupun kesiapan wilayah, sehingga perlu terus dikawal melalui koordinasi intensif lintas sektor.

“Pemkab Muba berkomitmen memastikan seluruh tahapan PSN Biorefineri berjalan optimal. Koordinasi hari ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, sekaligus mengidentifikasi tindak lanjut yang perlu segera dilakukan,” tegas Syafaruddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *