Diduga Armada Angkutan Minyak Ilegal di Bawah Koordinasi “Aloy” Bebas Beroperasi, PJS Muba Desak APH Segera Bertindak

Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk menelusuri pihak-pihak yang diduga mengendalikan atau mengoordinasikan armada pengangkutan tersebut, termasuk sosok yang disebut dengan nama “Aloy”.

“APH harus berani mengusut siapa saja yang berada di balik aktivitas pengangkutan minyak tersebut. Jika benar ada pihak yang mengoordinasikan armada hingga lintas provinsi, maka harus ditelusuri secara menyeluruh. Jangan hanya menyasar sopir atau pekerja di lapangan, tetapi telusuri juga pihak yang diduga menjadi pengendali kegiatan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua PJS Muba mendesak Polres Musi Banyuasin bersama instansi terkait agar segera turun ke lapangan melakukan penertiban dan penindakan terhadap armada yang terbukti mengangkut minyak ilegal.

Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten, transparan, dan tanpa tebang pilih. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“PJS Muba meminta Kapolres Muba dan jajaran untuk segera menindaklanjuti informasi ini. Jangan sampai muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa ada pihak-pihak tertentu yang seolah tidak tersentuh hukum,” pungkasnya.

PJS Muba menegaskan bahwa persoalan distribusi minyak ilegal tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Penanganan yang serius diperlukan untuk mencegah terus berulangnya praktik pengangkutan minyak ilegal serta memastikan supremasi hukum benar-benar ditegakkan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *