“Di tengah kekeringan ekstrem dan kemarau panjang ini, api sangat sensitif terhadap apapun. Jadi kami selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat Musi Banyuasin untuk tetap menjaga kesehatan, jangan membakar sembarangan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat menghindari pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling penting dalam menghadapi ancaman karhutbunlah, terlebih di tengah kondisi cuaca yang sangat kering.
Camat Lais Heru Kharisma SIP MSi mengatakan, penanganan kebakaran di Desa Epil melibatkan unsur pemadam kebakaran, Tim Karhutbunlah Kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat.
Kesiapsiagaan seluruh unsur, kata Heru, menjadi penting untuk memastikan setiap kejadian kebakaran dapat segera ditangani sebelum api membesar.













