Senada dengan hal tersebut, Kepala Disnakertrans Muba, Heryandi Sinulingga, A.P., menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah taktis pemerintah daerah untuk menjawab langsung tantangan kebutuhan industri di Muba.
“Pelatihan dan sertifikasi operator alat berat ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Muba di bawah kepemimpinan Bupati H. M. Toha Tohet dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen melalui Program Keluarga Maju (PKM) dalam menciptakan SDM Muba yang unggul. Kami membekali pemuda-pemudi lokal dengan keahlian spesifik yang sangat dibutuhkan oleh sektor pertambangan, perkebunan, dan konstruksi. Melalui gandengan lembaga resmi seperti PPSDM Geominerba, peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung di lokasi operasional pertambangan batu bara serta mengantongi sertifikasi resmi nasional yang menjadi nilai tawar tertinggi di dunia industri,” ujar Kadisnakertrans Muba, Heryandi Sinulingga, A.P., yang akrab disapa Bang Lingga ini.
Program pelatihan terpadu ini diikuti oleh 15 peserta terpilih yang telah lolos seleksi administrasi ketat. Para peserta merupakan generasi muda Muba dari keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–5, sesuai dengan petunjuk teknis Program Keluarga Maju (PKM).













