Lebih lanjut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Musi Banyuasin telah mengimbau seluruh perusahaan agar merekrut atau setidaknya memfasilitasi program magang kerja bagi warga Musi Banyuasin yang telah mengikuti pendidikan serta pelatihan vokasi, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah maupun yang dilakukan secara mandiri oleh perusahaan. Imbauan ini mencakup kewajiban memprioritaskan para alumnus PPSDM MIGAS CEPU untuk dapat dipekerjakan, khususnya pada perusahaan-perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di wilayah Musi Banyuasin.
Sementara itu, secara teknis Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnakertrans Muba, Sukarni, S.Ag., M.Si., didampingi Pejabat Fungsional Titin Maryati, S.H., memaparkan rincian data penyerapan tenaga kerja tersebut. Penyerapan tenaga kerja dalam negeri melibatkan 9 perusahaan dengan total penyerapan sebanyak 181 orang, yang terdiri dari 158 laki-laki dan 23 perempuan, di mana sektor perkebunan menjadi penyerap utama dengan jumlah 166 orang.
Pada jalur penempatan tenaga kerja luar negeri, kolaborasi bersama 24 perusahaan penyalur resmi berhasil memberangkatkan sebanyak 34 orang tenaga kerja yang terdiri dari 4 laki-laki dan 30 perempuan. Para pekerja tersebut ditempatkan di beberapa negara tujuan, yaitu Taiwan sebanyak 11 orang, Malaysia sebanyak 10 orang, Singapura sebanyak 6 orang, Hongkong sebanyak 5 orang, dan Turki sebanyak 2 orang.
Selain itu, melalui penyerapan Program Makan Bergizi Gratis pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, terdapat 36 titik SPPG yang tersebar di berbagai wilayah Musi Banyuasin dengan total pekerja mencapai 1.715 orang, terdiri dari 595 laki-laki dan 1.120 perempuan.
Sukarni, S.Ag., M.Si., menambahkan bahwa Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja bersama jajaran fungsional secara teknis terus mengawal kesiapan dan kompetensi para pencari kerja lokal melalui penyelenggaraan program pelatihan berbasis kompetensi, fasilitasi sertifikasi, pembekalan bahasa dan keterampilan khusus untuk penempatan luar negeri, hingga penguatan kerja sama kemitraan dengan pusat-pusat pelatihan vokasi nasional agar tenaga kerja asal Musi Banyuasin siap diserap oleh pasar kerja industri maupun sektor formal lainnya.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin.













