Ketua Tim Surveyer KARS Darmono mengatakan, kunjungan kali ini merupakan penilaian yang kedua kalinya dilakukan di RSUD Bayung Lencir. Sebelumnya, tim telah melakukan penilaian di rumah sakit tersebut pada 2012. “Kami sudah dua kali hadir di sini. Pertama pada tahun 2012. Sekarang sudah berkembang dan ada pertumbuhan yang signifikan di RSUD Bayung Lencir,” katanya.
Menurut Darmono, dalam proses penilaian, tim melihat berbagai aspek, termasuk administrasi dan dokumen pelayanan. Dari hasil pengamatan tersebut, terdapat sejumlah potensi yang masih dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas rumah sakit, termasuk membuka peluang peningkatan pendapatan. “RSUD Bayung Lencir ini kami menilai sangat potensial dan banyak yang bisa dikembangkan dalam pelayanannya,” ungkap Darmono.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Muba H M Toha Tohet SH menyambut baik kehadiran Tim Surveyer KARS. Ia berharap masukan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus penyemangat bagi jajaran RSUD Bayung Lencir.
“Mudah-mudahan Bapak dan Ibu hadir di sini memberikan masukan, mendukung dan menyemangati. Mohon Bapak dan Ibu surveyer memberikan pengarahan kepada tenaga kesehatan, sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas dan pelayanan kesehatan yang semakin baik,” kata Bupati Toha.
Ia mengatakan, pemerintah memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan taraf hidup masyarakat, termasuk melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas. “Kita punya niat satu, taraf hidup masyarakat di bidang kesehatan semakin membaik. Insyaallah, dengan masukan dari tim penilai, mudah-mudahan ini juga bisa menambah semangat kawan-kawan tenaga kesehatan,” pungkasnya.
Usai meninjau RSUD Bayung Lencir, Bupati Toha melanjutkan kunjungan ke RSUD Sungai Lilin. Di rumah sakit tersebut, Bupati Muba disambut Camat Sungai Lilin Drs Yuliarto MSi, Direktur RSUD Sungai Lilin dr Ichsan Nur Hamdan MKM, beserta jajaran staf rumah sakit.













