Ia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Selain itu, Bupati mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau. “Saya juga mengimbau masyarakat, terutama dalam membuka lahan, jangan dilakukan dengan cara membakar. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran,” ucapnya.
Sementara itu Camat Bayung Lencir Zukar mengatakan kehadiran Bupati Muba di tengah masyarakat menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Bayung Lencir. Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap kegiatan masyarakat.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami masyarakat Bayung Lencir. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah hadir di tengah-tengah masyarakat,” kata Zukar.
Adapun Perlombaan Perahu Bidar itu, Ketua Pantai Deka Aprianto SH menyebutkan digelar dalam dua kategori, yakni lokal dan open. Untuk kategori open, tercatat 17 tim ambil bagian yang berasal dari dalam maupun luar Kecamatan Bayung Lencir. Dengan hadiah untuk kategori Open, juara pertama mendapatkan uang sebesar Rp25 juta, juara dua Rp15 juta, juara tiga Rp10 juta, dan juara empat Rp5 juta. Sementara kategori lokal juara pertama hadiah sebesar Rp10 juta, dua Rp7,5 juta, tiga Rp5 juta dan juara empat berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp2,5 juta.
Selain perlombaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan logistik dari Bupati Muba kepada Manggala Agni. Bantuan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Kemudian penyerahan bantuan bus sekolah untuk Desa Telang Jaya dari PT Musi Mitra Jaya, dan biaya operasional bus sekolah tersebut mendapat dukungan dari PT SPR sebesar Rp3 juta per bulan.













