Lebih lanjut, Ketua PJS Muba menambahkan, pihaknya menanti penegakkan hukum yang berjalan terhadap dua kasus terbakarnya penyulingan minyak ilegal di Muba tersebut.
Ia mendesak, proses hukum yang transparan tanpa adanya permainan apalagi kongkalikong antara aparat dan pemilik penyulingan ilegal agar lolos dari jeratan hukum.
“Selama ini, sederet kasus migas minimnya pemilik yang ditangkap, kebanyakan pekerja yang jadi korban serta dijadikan tumbal agar pelaku sebenarnya lolos,”ucapnya.
“Kami ingin lihat upaya apa yang diambil, apakah perjalanan kasus berjalan mulus dan tuntas, atau mandek seperti biasa tanpa kejelasan,”tukasnya.













