SEKAYU, Lensarakyat.net – Fenomena penyebaran informasi palsu melalui situs web ilegal kini kian meresahkan masyarakat, khususnya para pencari kerja di Indoensia termasuk sumsel dan wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Maraknya website yang menyerupai laman resmi pemerintah diduga menjadi pintu masuk bagi penyebaran informasi tidak benar yang berujung pada eksploitasi tenaga kerja dan penipuan magang luar negeri.
Bahaya Eksploitasi di Balik Tawaran “Instan”
Salah satu tren yang paling diwaspadai adalah tawaran program magang ke luar negeri dengan iming-iming menggiurkan namun tidak jelas prosedurnya. Berdasarkan laporan yang berkembang, banyak pencari kerja terjebak informasi “bodong” dari situs tidak resmi, yang pada akhirnya membuat mereka dipekerjakan secara tidak prosedural dan tidak sesuai dengan kontrak kerja yang dijanjikan di negara penempatan.
Edukasi Digital: Cek Domain Sebelum Klik
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, M. Herryandi Sinulingga AP, menekankan bahwa poin paling krusial bagi masyarakat adalah mengenali domain resmi pemerintah Indonesia.
> “Seluruh website resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) beserta instansi turunannya wajib menggunakan domain .go.id. Penggunaan akhiran seperti .com atau tambahan kata lain seperti ‘kemnakerri.com’ adalah indikasi kuat upaya penipuan digital atau phishing,” tegas Herryandi Sinulingga.













