MUBA,Lensarakyat.net – Sejumlah kasus kebakaran sumur minyak di wilayah Kecamatan Keluang tak hanya meninggalkan jejak kerusakan lingkungan akan tetapi membuktikan fenomena buruknya sistem penegakkan hukum di Kabupaten Musi Banyuasin.
Polres Musi Banyuasin dan Polsek Keluang tidak berdaya atau memang tidak memiliki kemauan dalam menangkap pelaku kejahatan lingkungan yang masih berkeliaran.
Menurut pengakuan salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ada satu nama yang sering disebut-sebut sebagai aktor pengeboran sumur minyak dan pemilik sumur minyak terbakar yang sampai saat ini masih beroperasi.
“Kalau kasus kecil polisi selalu cepat bergerak namun mereka yang mencuri kekayaan alam masih aman, ada apa sebenarnya yang terjadi.sekarang di Hindoli ada Mafia Minyak yang bernama Fitra beberapa waktu lalu sumurnya terbakar tapi saat ini masih bebas dan terus melakukan pengeboran,”ungkapnya, Jumat (23/01/2026).
Kebakaran sumur minyak ilegal bukan musibah semata-ini adalah alarm kegagalan dan bukan sekali, bukan dua kali, Namun tragedi ini terus berulang dengan pola yang sama.pelaku tidak ditangkap, lokasi tidak disegel permanen, dan aktifitas masih terus berjalan dan semakin meluas seolah olah hukum tak punya taring.
“Orang yang seharusnya jelas-jelas ditahan tetapi nyatanya sekarang masih bebas dan luput dari jeratan pidana,”ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK Melalui Kasat Reskrim Polres Musi Banyuasin AKP M Afhi Abrianto STrK SIK MH dikonfirmasi awak media perihal ini hingga berita dinaikan belum memberikan tanggapan apapun.
Kebungkaman tersebut memperkuat adanya indikasi permainan antara penegak hukum dan Mafia Minyak yang seakan-akan mencari keuntungan dengan “win-win solution” alias kesepakatan yang saling menguntungkan.
Evaluasi besar-besaran perlu dilakukan Polda Sumsel agar hukum yang mulai luntur di Musi Banyuasin kembali tertata dengan baik.desakan pencopotan terhadap Kasat Reskrim Polres Muba menguat termasuk beberapa PJU Polres Muba yang turut menikmati fee dari para Mafia Minyak.













