MUBA,Lensarakyat.net – Dugaan intervensi kembali mencuat di Kabupaten Musi Banyuasin.Oknum Kades Tanjung Durian Kecamatan Lawang Wetan minta awak media menghapus berita tanpa alasan signifikan.
Hal tersebut bermula saat awak media memberitakan terkait adanya indikasi dugaan kegiatan fiktif dan penyimpangan Dana Desa di Desa Tanjung Durian.
Kondisi tersebut menuai sorotan, Ketua PJS Muba Riyansyah Putra SH CMSP angkat bicara dan menilai tindakan Oknum Kepala Desa Tanjung Durian merupakan intimidasi terhadap insan pers.
Ia menilai desakan penghapusan berita oleh Oknum Kades Tanjung Durian terhadap awak media adalah mengganggu kemerdekaan pers dan menghalangi tugas dan fungi media sebagai kontrol sosial.
“Permintaan Kades Tanjung Durian agar awak media menghapus berita atau takedown media adalah percobaan intimidasi jelas untuk menghalangi media memberikan hak masyarakat untuk memperoleh informasi dan menghambat keterbukaan informasi publik,”ungkapnya, Kamis (01/01/2026).
Ia juga menegaskan, penolakan Kepala Desa Tanjung Durian dinilai memperkuat dugaan bahwa benar adanya terjadi penyimpangan Dana Desa dan berusaha menghilangkan informasi publik.
“Kami mendesak APH segera periksa Kades tersebut yang terindikasi kuat menyalahgunakan jabatan dan melakukan penyimpangan Anggaran Dana Desa Tanjung Durian,”tegasnya.













