Diduga Jadi Sarang Prostitusi dan Miras, APH Muba Diminta Tutup Operasional Kenzo Family

MUBA,Lensarakyat.net – Beberapa waktu lalu Kabupaten Musi Banyuasin digegerkan dengan adanya penemuan seorang bayi terbungkus plastik disalah satu tempat karaoke Kecamatan Sungai Lilin, Senin 17 November 2025.

Berdasarkan hasil penelusuran Polisi, orangtua bayi tersebut merupakan seorang pekerja di karaoke Kenzo Family.

Owner Kenzo Family menyampaikan klarifikasi bahwa membenarkan bahwa ibu bayi tersebut merupakan LC alias wanita penghibur di tempat karaoke miliknya.

“Terkait masalah bayi kemarin, itu bener budak Kenzo, dio hamil bukan karno dio begawe di Kenzo.dio hamil datang ke Kenzo ini, alasan dio ketemu aku nak kesungai lilin ini nak jadi LC,”ucapnya.

Publik berspekulasi bahwa tempat karaoke tersebut dijadikan sebagai tempat hiburan malam usai viralnya pernyataan Owner Kenzo.

Hasil penelusuran terkuak bahwa Kenzo Family adalah tempat hiburan malam alias warung remang-remang yang ditopengi aktifitas karaoke.

Diduga didalam Kenzo Family menyediakan musik life, miras dan wanita penghibur atau tempat transaksi prostitusi.

Bebasnya prostitusi dan peredaran miras di Kenzo Family tentunya menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

Publik berharap Aparat Penegak Hukum Kabupaten Musi Banyuasin mulai dari Polres Musi Banyuasin, Satpol PP Musi Banyuasin dan Instansi terkait untuk segera mengambil tindakan tegas karena kehadiran Kenzo Familiy yang merupakan lumbung praktik prositusi dan miras berkedok tempat karaoke tersebut meresahkan masyarakat dan merusak generasi muda.operasional Kenzo Family juga dinilai melanggar norma sosial dan hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *