Sementara itu, Sekretaris Jenderal KSMI Pusat Daeng Supriyanto menyebut Piala Asia Sepak Bola Mini 2026 sebagai momentum besar bagi Indonesia di kancah internasional.
“Kepercayaan Asia kepada Indonesia sebagai tuan rumah adalah peluang strategis. Jika Piala Asia ini berjalan sukses, Indonesia berpeluang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola Mini yang diikuti oleh 53 negara. Palembang kami siapkan sebagai salah satu kota pendukung utama,” jelasnya.
Menurutnya, ajang internasional tersebut tidak hanya menyuguhkan pertandingan olahraga, tetapi juga akan dirangkai dengan festival budaya, pariwisata, UMKM, serta konser musik nasional, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan eksposur daerah.
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dispora Kota Palembang Ahmadi Damrah menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi, termasuk sepak bola mini.
“Pemerintah Kota Palembang mendukung melalui skema dana hibah yang terencana dan sesuai regulasi. Namun, program pembinaan harus disusun secara matang, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, KONI Kota Palembang turut memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan KSMI dan berharap cabang olahraga sepak bola mini mampu menyumbangkan prestasi pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) serta berbagai event olahraga lainnya.
Pelantikan pengurus KSMI Kota Palembang ini menjadi penegasan bahwa Palembang tidak hanya siap menjadi kota pendukung Piala Asia Sepak Bola Mini 2026, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pembinaan dan pengembangan sepak bola mini Indonesia di masa depan.(Meriza)













