Dari Muba untuk Dunia: Program Bahasa Jepang Buka Peluang Kerja Internasional

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga, AP, menyambut baik sinergi tersebut dan menegaskan bahwa Pemkab Muba terus membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan SDM.

“Kami sangat mendukung pelatihan bahasa dan budaya Jepang ini. Ini peluang besar bagi generasi muda Muba untuk menembus dunia kerja global. Kami ingin anak-anak Muba mampu bersaing di panggung internasional,” tegasnya.

Usai mengikuti rapat, Lingga langsung memberikan semangat dengan meninjau langsung peserta asal Kabupaten Muba yang tengah menjalani pelatihan di Fenkai Global Indonesia. Terdapat tiga peserta dari Muba yang saat ini tengah bersiap menapaki karier di Jepang, yaitu:

1.Laura Julia (Sekayu) Program Kuliah di Osaka, Jepang.

2.Rizki Abrorri (Sungai Lilin) Program IM Japan.

3.Farel Firdaus (Sungai Lilin) Program IM Japan.

Kehadiran peserta asal Muba ini merupakan bukti bahwa putra putri Bumi Serasan Sekate sangat kompeten dan sangat Mampu bersaing di dunia kerja internasional jika dilatih oleh orang orang yang tepat dan mereka yang mau bekerja keras untuk meraih mimpi berasnya ujar sinulingga

Herryandi, Sinulingga mengajak pemuda pemudi musi banyuasin untuk dapat mengikuti Pelatihan Bahasa Jepang yang dianggarkan oleh Disnakertrans Muba bagi 80 generasi muda secara gratis akhir tahun 2025 yang direncanakan 2 bulan lebih sesuai SOP ditetapkan oleh Penyelenggaran magang dan kerja di jepang .

Program ini sejalan dengan program Bupati HM Toha dan wakil bupati Kyai Rohman dengan visi “Muba Maju Lebih Cepat”, yaitu menghadirkan SDM unggul, berkompeten, dan memiliki sertifikasi internasional yang membuka peluang kerja luas di luar negeri.

“Kami ingin anak-anak muda Muba tidak hanya siap bekerja, tetapi juga menjadi duta daerah yang membawa nama baik Muba di tingkat global,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *